APLIKASI PUPUK CAIR DAN HORMON PERTUMBUHAN PADA PEMBIBITAN JABON


Walaupun agak telat saya dalami penanaman jabon ini, dan kemungkinan besar rekan-rekan bloger lainnya sudah memulai duluan, saya akan coba share cara mempercepat pertumbuhan pertumbuhan bibit jabon.

Pohon jabon yang kabarnya memiliki nilai jual yang lumayan bagus (info 2013 : 1m3 harganya = 1,5jt), ternyata memiliki keunikan tersendiri yang membuat saya tertarik untuk menekuni penanaman pohon ini.

Hasil uji coba yang saya lakukan selama 3 bulan ini menunjukkan bahwa, untuk memperoleh pertumbuhan bibit jabon diperlukan :

1. benih jabon (berbentuk serbuk) yang berasal dari pohon indukan yang cukup tua (umur diatas 8 tahun)

2. media tanah yang cocok adalah campuran humus yang disaring dan disterilkan terlebih dahulu untuk memastikan hama yang terdapat pada tanah lenyap. Karena permasalahan akan terjadi pada periode pertumbuhan bibit umur dimulai dari 14-20 hari.

Gambar

Gambar 1. Bibit jabon umur 14 hari rusak dan mati akibat jamur dan hama yang berasal dari tanah (awalnya tidak disterilkan). Kondisi terkini, bibit yang kena jamur lama kelamaan semakin banyak, per oktober 2013 sudah mencapai 2/3 bibit yang mati…

3. Pemberian pupuk organik dan hormon pertumbuhan tiap 5 hari sekali setelah benih tumbuh.

Gambar

Gambar 2. Bibit jabon umur 9 hari. Dengan aplikasi pupuk cair dan hormon pertumbuhan. Namun belum dapat diketahui mana yang jabon benaran dengan yang “pura-pura” menjadi jabon (padahal rumput)

Gambar

Gambar 3. benih jabon umur 14 hari dihitung dari saat penyemaian. Pertumbuhan  bibit jabon (benih sampai kondisi seperti gambar) lebih cepat dari biasanya (21 hari) dengan penyiraman dengan pupuk cair dan hormon pertumbuhan.

Gambar

Gambar 4. bibit jabon umur 50 hari dihitung dari saat penyemaian (pertumbuhan dari gambar 3 diatas), mulai kelihatan bentuk tipikal daun jabon. Walaupun kata teman yang menekuni bidang perjabonan ini, bibit saya terlalu rapat, namun saya tetap mencoba penanaman dengan metode rapat ini untuk mengetahui dan membandingkannya dengan metode konvensional.

Gambar

Gambar 5. Ini adalah umur bibit jabon umur 50 hari (pertumbuhan bibit dari gambar 3 diatas). Kelihatan segar dan tumbuh bagus, walaupun dalam kondisi rapat.

Gambar

Gambar 6. Bibit jabon umur 50 hari mulai dipindah ke plastik kecil untuk mempercepat pertumbuhannya. Pemindahan dari tempat pembibitan dengan cara merendam bibit yang diangkat dengan sendok berikut tanahnya kedalam tempayan air. Tanah akan terurai dalam air dan tinggal bibit jabonnya saja….Tujuannya agar akar bibit tidak rusak….

Gambar

Gambar 7. Bibit jabon umur 60 hari. Terlihat pertumbuhannya yang sangat cepat, sehat dan berdaun banyak.

Demikian yang dapat saya share saat ini…Untuk perkembangan pertumbuhan dilapangan akan saya share dilain kesempatan. Tetap semangat untuk memajukan bangsa tercinta… INDONESIA….

U

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: